22
Hari ini jatahku untuk hidup berkurang. Aku senang, karena berarti aku semakin dekat untuk bertemu dengan Nya, tetapi aku takut karena amalanku belum seberapa (atau lebih takut lagi jika nanti Dia tak mau bertemu denganku).
Hari ini aku makan di KFC. Teringat dulu waktu aku masih kecil, kami selalu makan di KFC jika salah satu dari anggota keluargaku berulang tahun atau jika aku atau uniku berhasil juara kelas. Iya, aku rindu masa itu.
Hari ini aku makan di KFC sendirian. Mama, Papa, Uniku, semua bekerja. Tidak, mereka tidak lupa hari ulang tahunku. Mereka mengucapkan selamat dan berdoa semoga segala kebaikan dilimpahkan padaku (tentunya doa ini selalu diucapkan oleh keluargaku setiap harinya). Mereka hanya tidak bisa menemaniku makan di KFC hari ini. Tak apa kubilang, hari ini aku akan me-time dengan diriku sendiri.
Hari ini jatahku untuk hidup berkurang. Dan aku masih kebingungan. Ketika orang bertanya passion-ku apa, aku bingung. Bahkan, ketika mengisi biodata bagian "Hobi”, aku pun kebingungan. Apa hobiku? Membaca? Ah kadang ku bosan membaca. Menulis? Aku tak terlalu pandai bermain kata. Mendengarkan musik? Ah, pusing juga jika aku mendengarkan musik setiap hari. Jadi, apa hobiku? Entah.
Hari ini jatahku untuk hidup berkurang. Masih belum bermanfaat diri ini bagi orang lain. Tapi tak apa, semoga Dia selalu menuntunku agar aku bisa bermanfaat bagi orang lain.
Hari ini aku makan di KFC sendirian. Ku lihat handphone-ku, ternyata ada beberapa teman yang mengirimkan ucapan selamat dan doa. Aku balas dengan ucapan terima kasih dan Aamiin di setiap doa yang mereka kirimkan. Tidak banyak yang memberiku selamat. Hanya keluarga (mama, papa, uni)-ku dan beberapa teman. Ada beberapa sahabatku yang tak mengucapkan selamat (iya, pasti mereka lupa). Tak apa, tak masalah, aku tak sedih. Aku yakin, pasti mereka selalu mendoakanku.
Hari ini aku ingin mengucapkan terima kasih pada diriku sendiri. Terima kasih karena sudah berjuang bersama melawan dunia selama 22 tahun ini dan terima kasih karena tak pernah menyerah.
Teruslah bersamaku, wahai diriku. Mari kita berjuang bersama melawan dunia hingga berpuluh-puluh tahun kedepan. Terus berjuang bersamaku, sampai kita kembali kepada Pemilik kita.
"Hai, "aku" yang berumur 25 tahun/30 tahun/42 tahun/60 tahun.
Jika kelak kamu membaca kembali tulisan ini, semoga kamu bangga pada "aku" yang berumur 22 tahun ini.
Jangan pernah menyerah pada dunia "aku" yang berumur 25 tahun/30 tahun/42 tahun/60 tahun, karena "aku" yang 22 tahun ini takkan pernah menyerah."
-07/08/18 di KFC PTC Mall-

mantul
BalasHapus