Kepalamu Mungkin Melupakannya, namun Hatimu Mengingatnya.
Rabu sore tanggal 24 November 2017 lalu, aku bertemu dengan teman satu kelas lesku dulu ketika masih SMA. Semenjak lulus SMA (terhitung 3 tahunan), kami tidak pernah lagi bertemu. Menurutku, teman-teman satu kelas lesku dulu, semuanya menyenangkan. Aku yang tadinya capek belajar di sekolah, ketika di tempat les jadi semangat lagi untuk belajar karena akan bertemu dengan teman-teman lesku ini. Disana kami bisa belajar sambil tertawa dan bercanda. Pokoknya tempat lesku dulu adalah salah satu sarana hiburan tersendiri bagiku.
Setelah tiga tahun tidak bertemu, Rabu sore itu kami tidak sengaja bertemu di salah satu mall, lalu aku dan dia terdiam sebentar. Aku mengingat kembali sepertinya aku pernah bertemu dia, tapi lupa dimana. Lalu dia bertanya, “Eh, kamu teman les aku dulu waktu SMA kan?” Seketika aku sadar dia siapa dan kami sama-sama tertawa lalu berjabat tangan. Dia bertanya lagi “Nama kamu siapa? Aku lupa hahaha” Lalu kujawab namaku. Kami ngobrol-ngobrol sebentar, lalu aku pamit karena mau menemani uni ku belanja.
Lalu, apa inti dari ceritaku tadi?
Kamu boleh lupa namanya, tapi kamu pasti ingat kenangannya.
Kepalamu mungkin saja melupakannya, tapi hatimu mengingatnya. Aku lupa nama teman lesku itu dan dia pun lupa namaku siapa, tapi kami mengingat kenangan tentang kami pernah satu kelas les bersama. Begitu uniknya manusia diciptakan.
Hatimu akan mengingat semua kenangan-kenangan yang terjadi di kehidupanmu. Entah itu kenangan yang menyedihkan ataupun yang menyenangkan, hatimu pasti akan mengingatnya.
Maka dari itu, jadilah kenangan yang menyenangkan bagi orang lain. Agar saat nanti kalian bertemu lalu lupa nama satu sama lainnya, kenangan yang menyenangkan itulah yang akan menyadarkanmu lalu bisa membuatmu tertawa, seperti yang aku alami.
P.s. Aku pun sedang belajar agar bisa selalu menjadi kenangan yang menyenangkan bagi semua orang, walaupun ada pepatah yang mengatakan You can’t please everybody :)

Komentar
Posting Komentar